Menurut Kantor Berita ABNA, menyikapi tuntutan jutaan warganya yang sampai saat ini memenuhi Maidan Tahrir, Husni Mubarak memberikan jawaban resminya lewat televisi yang disiarkan secara langsung. Presiden Mesir ini dengan suara yang sedikit bergetar menyatakan bahwa, untuk pemilihan umum nanti ia tidak akan mencalonkan diri lagi, namun sebelum pemilu yang akan berlangsung delapan bulan lagi, ia menegaskan tetap akan menduduki jabatannya sebagai Presiden untuk menyelesaikan tugas-tugasnya.
Hal-hal penting yang disampaikan dalam pernyataan resminya tersebut adalah sebagai berikut:
-Kita telah menyaksikan ketegangan di dalam negara, sayang sekali kebebasan bersuara telah berubah menjadi kerusuhan yang tidak terkendali. Dilaporkan, tidak sedikit barang-barang penting di kantor-kantor pemerintahan yang telah dicuri.
- Saya menyayangkan pula, sebagian besar tentara telah menjadi pembangkang dan tidak melaksanakan kewajiban mereka, menjaga stabilitas dan keamanan Negara.
- Dalam menjawab tuntutan rakyat, saya telah melantik wakil presiden yang saya harap beliau dapat melakukan perundingan dengan pemimpin politik dan pihak oposisi.
- Semoga kesejahteraan negara dan keamanannya terjaga. Karena ini saya meminta umat Islam, bangsa Qibti dan seluruh yang berada di Mesir dapat menjaga ketenteraman dan mencegah diri dari melakukan tindakan-tindakan kekerasan dan pengrusakan.
- Saya, Husni Mubarak mengumumkan kepada anda semua bahwa saya tidak akan menjadi calon presiden pada Pemilihan Umum September 2011 nanti.
- Saya akan berusaha memastikan keamanan selama masa transisi sampai beberapa bulan ke depan. Saya juga sudah memikirkan membuat komisi khusus untuk peralihan kuasa pemerintahan secara aman. Saya nyatakan di sini, peralihan kuasa secara aman sangatlah penting dalam memelihara demokrasi.
- Undang-undang yang berkaitan dengan parlemen untuk sesuatu yang dianggap penting akan dirubah dan siapapun harus taat dibawah sistem perundangan tersebut.
- Saya mau parlemen dibubarkan menurut pasal 76 undang-undang Perlembagaan yang akan melaksanakan pilihan umum serta menetapkan perkara-perkara selama pembubaran jabatan pemimpin negara yang memberikan penghormatan terhadap apapun keputusan mahkamah.
- Saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan reformasi di dalam politik, ekonomi dan sosial. Begitu juga sistem perundangan serta merta akan menuntut ke pengadilan siapapun yang telah terbukti melakukan tindak kekerasan dan berupaya melakukan kekacauan dalam Negara.
-Saya meminta pihak kepolisian dan instansi-instansi yang terkait hendaklah bertindak segera terhadap pelaku kerusuhan.
-Saya tidak akan meninggalkan Mesir dan akan mati dan dikuburkan di tanah Mesir ini.
Meskipun demikian, para pengunjuk rasa yang bertumpah ruah di Maidan al-Tahrir di pusat kota Kairo dan Maidan kota Buhairah tetap menyatakan menolak pernyataan presiden Mesir itu. Mereka bersorak dengan lantang meminta Husni Mubarak tetap meninggalkan Mesir dengan segera.